Masjid Zahir Alor Setar Kedah


Masjid Zahir atau juga dikenal sebagai Masjid Zahrah adalah Masjid Negeri Kedah, masjid yang siap dibangun pada tahun 1912 ini juga dikenal sebagai Masjid Raja karena merupakan masjid Kerajaan dan terletak di halaman Istana Dipan. Masjid Zahir merupakan landmark yang terkenal di Alor Setar, dengan ciri kubah hitam – satu kubah utama dan lima kubah lebih kecil, yang melambangkan lima rukun Islam.

Masjid Kristal, Kuala Terengganu
Tahukah Anda masjid ini menduduki tangga ketiga masjid tercantik di dunia? Masjid Kristal adalah sebuah masjid di Kuala Terengganu, Malaysia. Struktur utama terbuat dari besi, kaca dan kristal. Masjid ini terletak di Taman Tamadun Islam di Pulau Wan Man. Ia telah dibangun di antara tahun 2006 dan 2008 tetapi telah dibuka secara resmi pada 8 Februari 2008 dan memiliki kapasitas lebih dari 1.500 jemaah.

Masjid Bandaraya Kota Kinabalu, Sabah
Masjid ini siap sepenuhnya pada tahun 2000 dengan biaya hampir RM34 juta. Desain masjid ini terinspirasi dari Masjid Nabawi, Madinah dengan kubahnya berwarna biru dan emas. Masjid ini mampu memuat 12.000 jemaah pada satu – satu waktu.

Masjid Wilayah Persekutuan, Kuala Lumpur
Masjid ini terletak di di sebuah daerah perbukitan di Jalan Duta, dekat susur masuk ke pusat kota Kuala Lumpur. Berkonsepkan ‘Masjid di Taman’ dan menggunakan konsep tradisi masjid-masjid Usmaniah di Turki. Dapat menampung sebanyak 17.000 orang jemaah pada satu waktu. Luas keseluruhan bangunan adalah sekitar 47.000 meter persegi.

Masjid Ubudiah, Perak
kubah enamel
Masjid Ubudiah adalah masjid yang terletak Bukit Chandan, Kuala Kangsar, Perak. Kubah emas dan menara masjid adalah bukti dari keindahan arsitektur Islam. Masjid Ubudiah diresmikan pembukaannya oleh Sultan Jalil Karamatullah Shah pada tahun 1917. Dari segi latar belakang sejarahnya Masjid Ubudiah yang dekat dengan Istana Iskandariah ini, adalah merupakan masjid nazar. Ini didirikan oleh Sultan Idris untuk membayar nazar karena beliau telah pulih dari penyakitnya. Masjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki 4 buah menara setinggi 126 kaki serta dikelilingi oleh kubah-kubah di bagian dalam yang mana tiap-tiap satu garis pusatnya berukuran sepanjang 60 kaki. Bagian-bagian dalam dinding dan lantai masjid ini menggunakan batu marmer berwarna merah dan putih yang dibawa khusus dari Italia dan London.

Masjid Muhammadi, Kota Bahru, Kelantan
Nama Masjid Muhammadi diambil sempena nama Sultan Muhammad ke-IV yang sangat berjasa kepada Negeri Kelantan. Ia juga disebut sebagai “Masjid Besar” di antara beberapa warga Kelantan. Awalnya masjid ini diberi nama sebagai Masjid Besar Kota Bharu. Masjid ini dibangun pada tahun 1867 pada masa pemerintahan Sultan Muhammad II. dengan menggunakan kayu-kayu yang terpilih. Renovasi bangunan masjid dari kayu untuk struktur beton telah dilakukan pada tahun 1922 dan diresmikan oleh oleh KDYMM Baginda Sultan Ismail Ibni Al-Marhum Sultan Muhammad IV pada 31 Juli 1931, dan dinamakan sebagai Masjid Muhammadi.
Masjid ini menjadi pusat penyebaran ilmu agama yang masyhur di Nusantara sehingga Kelantan dikenal sebagai “Serambi Mekah”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *